Barangkali ada yang masih ingat nasyid berikut di awal thn 90 ketika mulai maraknya nasyid berlirik arab? Aku ingat saat itu peraturan tentang jilbab baru saja diberlakukan di sekolah-sekolah negeri. Beberapa teman wanita yang berjuang untuk selalu berkerudung menyambut ketentuan itu dengan sukacita. Sedang aku sendiri merasa belum tergugah untuk mengenakannya. Belum pantas malah, kata seorang teman laki-laki (huh, ga sopan banged ya).Namun demikian, benih-benih kekaguman terhadap seorang jilbaber mulai tertanam sejak itu. Mengokohkan 'azzam untuk bisa seperti mereka beberapa tahun kemudian.Eniwei, ketika perayaan hari besar islam di SMU itulah pertama kalinya aku dengar dengan seksama nasyid ini. Dibawakan secara sederhana oleh teman-teman dari ROHIS. Deretan ikhwan muda, berjanggut tipis tampil dengan duff seadanya. Suara mereka jauh dari merdu memang. Tapi dari teks nasyid yang dibagikan cuma-cuma itu aku hanya terpekur membaca artinya. Rasanya seperti ada semangat yang hebat pada setiap syairnya. Hatiku begitu terkesima. Atau mungkin para ikhwan itu begitu menjiwai dalam melantunkannya. Entahlah...
Untuk pertama kalinya aku segera memburu kaset yang berisi nasyid ini.
"Nasyid Tauhid", judul albumnya. Album nasyid pertama dan kesayangan ini seringkali pindah dari satu tangan ke tangan lain, karena langka dan banyak teman yang ingin pinjam. Akhirnya berujung raib di telan masa. Padahal seluruh nasyid didalamnya itu enak untuk di senandungkan dan menggetarkan jika dihayati.
Barangkali MP er's ada yang punya MP3-nya ?
نَشِيْدُنَا مَشَاعِلُ الْحَيَاةِنَشِيْدُنَا مَطَامِحُ الدُّعَاةِ
نُوْرٌ رَجَاءٌ بَسْمَةٌ ضِيَاءُ
نَشِيْدُنَا نَارٌ عَلَى الطُّغَاةِ
نَشِيْدُنَا نَسَائِمٌ لِلْجِيْلِ
تَهُبُّ مِنْ رَوْضِ الْهُدَى الْجَمِيْلِ
لاَ نَبْتَغِي أَجْرًا سِوَى الْقَبُوْلِ
مِنْ رَبِّنَا وَالْخُلْدِ فِي الْجَنَّاتِ
نَشِيْدُنَا يَطِيْرُ بِالْعِبَادِ
فِي عَالمَِ الْمِحْرَابِ وَالْجِهَادِ
يُحَطِّمُ الأَغْلاَلَ فِي عِنَادِ
يَسْمُوْ عَلَى الإِرْهَابِ وَاللَّذَاتِ
نَشِيْدُنَا وَثِيْقَةُ احْتِجَاجِ
عَلَى شُعُوْبٍ تَعْشَقُ الدَّيَاجِ
تَلُوْبُ كَالْحَيْرَانِ فِي الْفِجَاجِ
وَفِي يَدَيْهَا أَعْظَمُ الآيَاتِ
نَشِيْدُنَا بَشَائِرٌ بِالنُّوْرِ
وَالنَّصْرِ وَالإِيْمَانِ وَالتَّحْرِيْرِ
وَهَذِهِ الأَجْيَالُ كَالطُُّيُوْرِ
تَطِيْرُ نَحْوَ اللهِ مُسْرِعَاتِ
Nasyid kami penyulut semangat hidup
Nasyid kami obsesi para da’i
Cahaya, harapan, senyuman dan penerang
Nasyid kami api bagi para thaghut durjana
Nasyid kami penyulut semangat hidup
Nasyid kami obsesi para da’i
Cahaya, harapan, senyuman dan penerang
Nasyid kami api bagi para thaghut durjana
Nasyid kami angin sejuk bagi generasi
Bertiup dari taman hidayah nan indah
Tak ada balasan kami harapkan
Selain ridha Allah dan surga abadi
Nasyid kami terbang bersama para hamba
Dalam mihrab, dalam jihad membara
Menghancurkan belenggu kecongkakan
Meninggi menggentarkan, namun indah mengasyikkan
Nasyid kami argumentasi yang kokoh
Terhadap kaum yang mabuk kepayang
Tersesat kebingungan tak tentu arah
Padahal di tangan mereka ada ayat-ayat Ilahi
Nasyid kami optimisme akan datangnya cahaya
Kemenangan, iman dan pembebasan
Lihatlah generasi mendatang
Terbang cepat menuju Allah Sang Kekasih
yang udah hafal nasyid-an bareng yuk*