Sebuah puisi yang indah dari seorang ibu. Bukan, bukan hanya karena yang menulis salah satu sahabat baik saya hingga saya mencantumkannya disini. Tapi karena ungkapannya mampu menggetarkan naluri ibu. Menguatkan sisi-sisi lemah dari tanggung jawab kami yang tak mudah. Menanamkan asa pada saat kami hampir terpuruk mengemban amanah ini. Membisikkan semangat untuk tetap tegar sebagai pendidik pertama bagi generasi baru.
Terimakasih Bundaathira atas tadzkirahnya. Uhibbuki fillah, Semoga makin dicinta oleh keluarga...